jump to navigation

Balada Senyum Sang Pakar Caleg Maret 19, 2009

Posted by Abdee in Jogjaku Jogjamu.
Tags: , , , , ,
58 comments

Sudah beberapa hari ini senyuman sang pakar caleg menyapa saya setiap hari. Baliho senyumnya menjadi pemandangan baru bagi perjalanan saya ke kantor.

Senyumu Bukan Untukku

Senyummu Bukan Untukku

Karena senyumannya adalah ibadah, maka saya pun membalasnya juga dengan senyuman. Tapi, setelah sekian hari saya kemudian merasakan tak beda dengan baliho caleg lainnya. Senyuman sang pakar caleg seolah menjadi teror visual bagi saya. (lebih…)

Balada Coklat …eh Coklit Februari 18, 2009

Posted by Abdee in Lapan Enam, Laksanakan.
Tags: , , , ,
56 comments
coklat untuk kampanye damai pemilu 2009

coklat untuk kampanye damai pemilu 2009

Menurut Gaia, teman saya sesama anggota Front Blogger Gurem, coklat menjadi media baru yang dipakai parpol peserta pemilu 2009 menjadi alat peraga kampanye. Tak seperti poster, baliho, atau spanduk yang merusak pemandangan dan menjengkelkan, coklat tentu saja menjadi media yang menyenangkan untuk merebut hati pemilih dan menjadi media penyampai pesan yang sangat personal. Harganya juga murah, cuma 4 ribu rupiah.

Jauh sebelum parpol pemilu memikirkan kampanye, jauh sebelum Panitia Pemilu terbentuk, saya dan kawan-kawan sekantor juga sudah merasakan nikmatnya coklat..eh coklit pemilu 2009. Apa itu Coklit? Coklat kecilkah? Bukan sodara blogerwan dan blogerwati. Coklit adalah singkatan dari Cocok dan Teliti, yakni proses pencocokan dan penelitian data pemilih pemilu 2009. Istilahnya birokrat banget ya? (lebih…)

Balada Wakil Rakyat Januari 6, 2009

Posted by Abdee in Apa Kata Mereka.
Tags: , , ,
39 comments

Wakil kepala sekolah pingin naik pangkat sebagai kepala sekolah. Wakil direktur pingin naik pangkat sebagai direktur. Wakil presiden pingin naik pangkat menjadi presiden. Lalu, apakah para wakil rakyat pingin naik pangkat menjadi rakyat?

Saya kira cenderung tidak, para wakil rakyat itu lebih bahagia sejahtera jika tetap menjadi wakil daripada menjadi rakyat. Keputusan Mahkamah Konstitusi yang menetapkan para wakil rakyat akan ditentukan berdasarkan suara terbanyak telah memberikan kegairahan pada semua calon wakil rakyat. Semua merasa mendapatkan kesempatan yang sama.

Oleh karena itu, karena kiamat pemilu sudah dekat, para calon wakil rakyat berusaha sekuat tenaga untuk menjadi wakil daripada menjadi rakyat. Mereka rame rame pasang wajah sok manis dalam berbagai media kampanye yang terpasang di setiap jengkal tanah nusantara. Dari Sabang sampe Merauke, dari Timor minus Timor Timur sampe Talaud, dan dari sini sampe sana.

(lebih…)

Balada Kampanye Menyusui Desember 18, 2008

Posted by Abdee in PNS Juga Manusia.
Tags: , , ,
33 comments

Untuk pertama kali minggu lalu saya menginjakkan kaki di Kantor Dinas Kesehatan. Meski bertemu dengan orang-orang berseragam putih, tapi tak tercium bau obat seperti di rumah sakit atau puskesmas. Karena bau obat bisa membuat perut saya mual tak karuan.

Setelah urusan selesai, saya langsung meninggalkan kantor yang dinding kacanya penuh dengan berbagai poster kampanye kesehatan. Mulai dari poster gizi, kesehatan lingkungan, AIDS hingga peringatan berbagai wabah penyakit.

Namun, yang kemudian membuat saya tersenyum justru spanduk hijau putih yang dipasang di dekat parkir kendaraan khusus pegawai. Kata-katanya singkat: Menyusui Tak Mengurangi Kecantikan !
(lebih…)