jump to navigation

Balada Pencari Beasiswa Maret 10, 2009

Posted by Abdee in PNS Juga Manusia.
Tags: ,
34 comments

“Ke ruanganku”, begitulah pesan singkat yang saya terima dari Pak Susilo, Bos Besar pagi itu. Singkat, tapi telah mampu membuat saya buru-buru meninggalkan komputer yang tengah saya nyalakan. Apakah Hapenya kembali menebarkan virus atau ada masalah lainnya, saya bertanya dalam hati.

Sesampai di ruangan, Pak Susilo tengah duduk berhadapan dengan dua orang (yang tampaknya) mahasiswa dan membawa map kertas. “Tolong cermati dokumen yang mereka bawa. Jika memang bisa saya tanda tangani, kamu bawa lagi kesini.”

Saya keluar ruangan membawa map dokumen berwarna merah dan dua mahasiwa tersebut mengikuti. Sesampai di ruang tamu, saya baca dan cermati lembar lembar berisi formulir pengajuan beasiswa tersebut. (lebih…)

Balada Virus di Wajah Si Bos Januari 20, 2009

Posted by Abdee in PNS Juga Manusia.
Tags: , ,
57 comments

Ada yang berbeda di wajah Pak Susilo, si Bos Besar, saat hadir di kantor pada pagi itu. Pipi sebelah kanan dekat kupingnya tampak memerah dan berbintik seperti habis terkena ulat bulu. Sesekali ia mengeluarkan sapu tangan untuk mengelap bagian wajahnya yang memerah dan sepertinya gatal itu.

“Kata dokter spesialis, penyebabnya bukan alergi atau hewan. Tapi virus!” ujarnya menjelaskan. “Karena saya ndak layak tampil di muka umum, maka tolong semua acara dihandle”, katanya lagi memberi perintah pada para staf.

Si Bos lalu bercerita tentang betapa mahalnya berobat di dokter spesialis penyakit kulit dan kelamin. Kata si Bos, untuk konsultasi tak lebih dari 10 menit saja, ia harus membayar seratus ribu, apalagi kalau 1 jam. Yaa, apalagi kalau ngrumpi, pasti lebih mahal. Belum lagi obatnya yang  juga mahal. (lebih…)

Balada Kampanye Menyusui Desember 18, 2008

Posted by Abdee in PNS Juga Manusia.
Tags: , , ,
33 comments

Untuk pertama kali minggu lalu saya menginjakkan kaki di Kantor Dinas Kesehatan. Meski bertemu dengan orang-orang berseragam putih, tapi tak tercium bau obat seperti di rumah sakit atau puskesmas. Karena bau obat bisa membuat perut saya mual tak karuan.

Setelah urusan selesai, saya langsung meninggalkan kantor yang dinding kacanya penuh dengan berbagai poster kampanye kesehatan. Mulai dari poster gizi, kesehatan lingkungan, AIDS hingga peringatan berbagai wabah penyakit.

Namun, yang kemudian membuat saya tersenyum justru spanduk hijau putih yang dipasang di dekat parkir kendaraan khusus pegawai. Kata-katanya singkat: Menyusui Tak Mengurangi Kecantikan !
(lebih…)

Balada Nomor HP Daur Ulang November 27, 2008

Posted by Abdee in PNS Juga Manusia.
Tags: , , ,
32 comments

Ibu X: “Halooo, Pak Haydar dimana?”
Saya: “Maaf, Bu. Salah Sambung!”

Lalu Ibu yang tak kukenal itu berkata pada temannya.
Ibu X: “Wahh, hapenya udah dijual sekalian nomornya nih…. ”
Teman Ibu X: “jangan jangan dicuri ya….”

Lalu putuslah pembicaraan..

Dua tahun lalu saya memutuskan membeli nomor baru di kios pulsa deket rumah. Tujuannya, agar komunikasi dengan Luna Maya CIA bisa makin lancar. Operator kan sering menawarkan kemudahan dan kemurahan bagi pemilik kartu seluler yang sama.

Tapi dua tahun kemudian, saya menerima sms dan telpon dari orang orang yang mencari Pak Haydar. Selidik punya selidik, nomor tersebut dulu adalah nomor milik Pak Haydar, seorang pengusaha keturunan Arab. Makanya kadang muncul sms dengan huruf Hijaiyah meski bukan musim kirim2an sms lebaran. Bahkan saya pernah menerima telepon orang yang langsung nyerocos pake Bahasa Arab. Halahhh. Ra Mudeng Blas.

(lebih…)

Balada Ringgo Agustus 23, 2008

Posted by Abdee in PNS Juga Manusia.
Tags: , ,
34 comments

Saya tidak sedang membicarakan Ringgo, si aktor Jomblo yang sekarang  pacaran dengan mantan pacarku Revalina S. Temat. Ringgo yang saya bicarakan adalah Ringgo yang saya temui pada akhir bulan Agustus delapan tahun lalu pada suatu tempat di pelosok tanah Jawa.

Ya, suatu siang delapan tahun lalu saya bersama dua orang teman KKN diantar seorang pegawai Perhutani menjelajahi lebatnya Hutan Jati Blora. Tujuan kami cuma satu, mengambil pohon jati ribuan bibit tanaman yang akan kami sebarkan pada warga di lokasi KKN kami.

Menjelajahi jalan tanah di tengah Hutan Jati bagi saya adalah pemandangan menakjubkan. Pohon jati yang lurus seolah berbaris rapi, dengan kondisi daun kering dan mulai meranggas. Semua tampak seragam. Konon, di beberapa petak hutan itu masih bisa ditemui burung Merak atau Harimau Kumbang. Ketemu Burung Merak sih oke, kalo Harimau…  nggak dehh.
(lebih…)