jump to navigation

Balada Tamu Istimewa Februari 27, 2009

Posted by Abdee in Apa Kata Mereka.
Tags: ,
trackback

Seorang teman serumah kontrakan yang baru saja pulang dari kampungnya di ujung pulau Jawa tiba-tiba bersih-bersih rumah. Seolah ia tak lelah setelah menempuh perjalanan panjang. Tumpukan koran dirapikan, kamar mandi dikuras dan digosok lantainya, lantai dipel, dan gelas-gelas yang berserakan dicuci bersih. Agak mengherankan tapi saya biarkan.

Sorenya saya baru mendapatkan jawaban, saat melihat seorang perempuan muda yang tampaknya tengah ia taksir hadir di kamarnya. Ya ya, teman saya bersih-bersih rumah karena bakal kedatangan tamu istimewa.

Hampir serupa, saya yakin teman saya yang lain (dan keluarganya) juga tengah bersih-bersih rumah karena bakal hadir banyak tamu istimewa. Wajar, karena sebentar lagi ia bakal dikawinkan dinikahkan dengan perjaka pria pujaan hatinya. Rumah adalah tempat resepsi pernikahan mereka.

Ngomongin tamu istimewa, seorang teman sekantor bercerita betapa keistimewaan seorang tamu bisa berubah sesuai perkembangan jaman. Hal ini berkaitan dengan kedatangan rombongan studi banding Bupati dan pejabat sebuah provinsi di Indonesia Timur ke sebuah Kelompok Pemberdayaan Masyarakat di wilayah kerja saya.

Jaman orde baru dahulu, kata teman saya, kedatangan rombongan seperti itu merupakan momen istimewa. Masyarakat dikerahkan untuk kerja bakti bersih lingkungan, anak-anak sekolah diliburkan dan disuruh berbaris di pinggir jalan, serta digelar upacara penyambutan.

Tak cuma itu, Pasukan PolPP pun sehari sebelumnya diperintah untuk “mengkondisikan” lokasi. Artinya, segala hal yang tidak enak dipandang mata harus disingkirkan. Maka, gelandangan, pengemis, ataupun anak jalanan ditangkapi, disembunyikan atau malah dibuang ke luar wilayah atau malah luar provinsi sekalian. Pokoknya demi tamu istimewa.

Tapi jaman telah berubah, rombongan studi banding pejabat tak lagi dianggap tamu istimewa. Jadi buat apa susah susah membuat sambutan yang meriah.

Komentar»

1. phery - Februari 27, 2009

kapan koe resik2 atimu mas?

@phery
nak atiku wis kedatangan tamu istimewa….

2. suryaden - Februari 27, 2009

iya ngapain diistimewakan… kan udah digaji sama negara

@suryaden
bukan masalah digaji sama negara….
kebiasaan kalau mau ada tamu kan yang gak ada diada adakan…

3. Chic - Februari 27, 2009

soalnya rakyat nya sadar mereka di gaji sama rakyat.. jadi kedudukan rakyat lebih istimewa.. buat apa bersih-bersih😆

@Chic
seharusnya emang gitu. Biarkan tamu melihat realitas.

4. Uchan - Februari 27, 2009

Sama kayak bebenah pas presiden mau datang ke lokasi anu
– jalan2 rusak di aspal
– polisi bersihin jalan pake motor gede kebut2an

ada nggak yah pemimpin yang nyamar jadi rakyat biasa, terus bantu2 orang di bawah, eh tau2 dimaki2 ama rakyatnya sendiri ( model2 umar bin khatab dulu😆 )

@Uchan
kalaupun presidennya pingin, belum tentu orang2 protokolernya membolehkan.

5. grubik - Februari 27, 2009

Aku dulu pas SD yo tau dikon baris neng pinggir dalan karo nggowo gendero cilik nunggoni mobil2 pjabat negoro liwat.. Gek jaman semono kang..

@grubik
haa… podho. Aku yo tau koyo ngono… seko esuk le nunggu… mung lewat… wessss. bubarr.

6. wennyaulia - Februari 27, 2009

tapi kayaknya kalau yang lewat presiden masih ‘dianggap’, mas
pas kapan dulu pak sby ke purworejo, jalan yang berlubang langsung diaspal ulang…
ato mending presiden sering2 lewat jalan di pedalaman ya
biar jalan di sana dibenahi:mrgreen:

@wennyaulia
hehehe… kayaknya habis pemilu bakal banyak jalan berlubang yang ditambal

7. ayu - Februari 28, 2009

mana tamunya?

@ayu
dah pulanggg….

8. endar - Februari 28, 2009

saya sebagai pejabat tersinggung berat nih mas nggak ada sambutan lagi. saya kan pejabat rt jadi sekjen.

@endar
hehehe…. besok kalo ke tempat saya, sambutannya meriah deh.
tak bakarin kemenyan….

9. iman brotoseno - Februari 28, 2009

mugkin yang mau berkunjung tidak berharap disambut meriah, cuma masalah tuan rumahnya yang kelebihan daya dan sarana untuk menyambut atasannya..
makanya lebih pas kunjungan itu dilakukan incognito..dadakan

@iman brotoseno
idealnya seperti itu mas. Tapi sekarang meski tahu ada pejabat mau datang, masyarakat juga cenderung cuek kok.

10. samawabalong - Februari 28, 2009

pas jaman orba… kalo orang penting datang, anak2 SD berdiri berjam2 nunggu sang pejabat lewat… apesnya, sang pejabat buka kaca mobilnya aja kagak… (based on true story)

@samawabalong
yaa, saya juga pernah ngalami…

11. khairuddin syach - Februari 28, 2009

mestinya setelah mereka ada dikamar, kamu pasang camera cctv fer, lantas…CAMERA ROLL ACTION!!!

Trus kita bagi2 filenya..😀

@khairuddin syach
astopilooo….

12. khairuddin syach - Februari 28, 2009

main keblogku ya..ada nasgor sama pisgor special

@khairuddin syach
menuju tekapee

13. joe - Februari 28, 2009

salam kenal aja

@joe
salam kenal juga..

14. annosmile - Maret 1, 2009

zaman sudah berubah
kapan pemerintah sukseskan gerakan kebersihan lingkungan
hehehe…

@annosmile
hehehe…. kalo gerakan bersih2 tanggung jawab bersama

15. latree - Maret 2, 2009

“Tapi jaman telah berubah, rombongan studi banding pejabat tak lagi dianggap tamu istimewa. Jadi buat apa susah susah membuat sambutan yang meriah”

—> gara-gara otonomi daerah ini…

@latree
hehehehe…. jadi orang kecamatan gak harus nyambut orang propinsi…😀

16. akuhayu - Maret 2, 2009

wuahahahaha, aku reti temenmu sing pulang dari ujung pulau Jawa itu..
mas Pei..mas Pei.. tetep wae nggarapi ;p

@akuhayu
whehehhe……

17. LutFi - Maret 2, 2009

hem..pas kemarin acara MPM muhammadiyah di PPPG matematika, yang buka kan bambang sudibyo tuh. yo oloo..langsung di cat ulang gitu semuanya. trus pake dipasangin wifi. kek yang bambang sudibyo buka acara sambil OL di facebook aja:))

@LutFi
ternyata pak RI 31… masih sakti ya

18. easy - Maret 2, 2009

aku teringat jaman SD, disuruh berjejer jejer dipinggir jalan, hanya untuk melambaikan tangan menyambut kedatangan mba tutut !!

@easy
wihihihihihi….. jaman mbak tutut kirab remaja atau jaman dia jadi mensos…?

19. yudi - Maret 2, 2009

dengan kata lain kalo ga ada tamu berarti ga pernah dibersihin😆

@yudi
dibersihin tapi bukan untuk menyambut tamu

20. deden - Maret 2, 2009

Lho, untuk menyambut Tamu dari dulu hingga sekarang tak ada perubahan kok mas, kepada Tamu sungguhan lho maksud saya. Kalau tamu – tamuan sebangsa jailakung dhemit dan kawan – kawannya ya gak usah merasa direpotin, lha dateng gak di undang, pulang malah minta stempel sangu. aseemm.

@deden
hehehehe…. sangune nak di tempatku cuma doa aja mas den

21. IjoPunkJutee - Maret 2, 2009

Para pejabat kita dah “tobat”. mereka gak membutuhkan sambutan yang meriah. Bagi mereka, yang penting dengan kunjungan ini Dana Anggaran bisa cair, pulang dapet “amplop” lagi….

@IjoPunkJutee
ahh ngapain ngamplopin…. mereka SPPDnya dah gede

22. Fa - Maret 2, 2009

tapi, aku masih suka repot2 bikin hidangan spesial loh klo ada tamu yang mau datang, jadi, kapan sampeyan ke rumahku?

*dg catatan akunya lagi nggak males😀

@Fa
kayaknya senin depan tak usahain mampir mbak… nganter CD.

23. Mike - Maret 2, 2009

Just passing by.Btw, you website have great content!

______________________________
Don’t pay for your electricity any longer…
Instead, the power company will pay YOU!

@Mike
halahhh… opo to iki

24. khairuddin syach - Maret 3, 2009

sedang membandingkan Sarah Stone sama Rahma Stone, cakev adeknya atau mbaknya ya Fer *bingun milih*😀

@khairuddin syach
hahahaha…. tak bilangin orangnya lho..

25. shalimow - Maret 3, 2009

salam kenal bos
wah asyik ikuti sajiannya
thanks ya

@shalimow
salam kenal juga.

26. achmad sholeh - Maret 3, 2009

Tamu istimewa haruslah kita perlakukan secara istimewa pula, kalau ternyata sekarang persepsi kita berubah bukanlah sikap kita yang berubah melainkan keistimewaan tamu itu sendiri.

@achmad sholeh
wehh… komentar dari orang bijak memang asyikk.

27. cahsholeh - Maret 3, 2009

kalau berhubungan dengan pejabat, seharusnya mereka tidak perlu disambut dengan istimewa, lha wong mereka kan pelayan rakyat.. hhhh..

@cahsholeh
yap, betull…

28. suwung - Maret 3, 2009

lah kan dah dapat spp de bos? kenapa masih minta disambut?
tapi kalo dulu takut dimutasi kali ya? sehingga menyambut

@suwung
ya kebiasaan itu mas… pingin jadi tuan rumah yang baik.
yang biasanya ndak ada, trus di ada-adakan.

29. suwung - Maret 3, 2009

sppd makaksudnya tadi bos

@suwung
SPPD kie Surat perintah perjalanan dinas mas…
biasane ada nominalnya, tergantung jarak dan person yang melakukan perjalanan dinas.

30. lucid - Maret 4, 2009

rombongan bupati ketoprak (humor)
http://cindaga.blogspot.com

@lucid
hmmm…. terima kasih dah nyasar kesini

31. deden - Maret 4, 2009

OOT, numpang usul;

Andy MSE = Cah Sholeh

Achmad Sholeh = Mad Sholeh

@deden
hehehe… saya dulu jg sering kebalik2 antara keduanya.
yang jelas Andy MSE iki seringe nyakot.

32. Nyante Aza Lae - Maret 5, 2009

horreyyy, baru bbrp hari yang lalu dq dapet sppd…hmmmm
btw, dq tertarik nih sm postingannya mas, jaman dah modern, feodalisme koq masih terpelihara.

@Nyante Aza Lae
jamannya modern… tapi kebiasaanya masih lama.

33. Kontes Fajarseraya - Maret 7, 2009

salam kenal yaaa

@Kontes Fajarseraya
Salam kenal juga. Trima kasih sudah mampir.

34. ciwir - Maret 8, 2009

semua yang istimewa memang selalu berbeda…

@ciwir
dan yang berbeda, maka akan terasa istimewa.

35. marsudiyanto - Maret 9, 2009

Saya TKI, Tamu Kurang Istimewa…

@marsudiyanto
Tamu Kurang Istimewa dan Tak Diundang…

36. Tukang Ngegame - Maret 9, 2009

Saya juga…

@Tukang Ngegame
Halah…

37. Tukang Ngegame - Maret 9, 2009

Saya ikuttttttttt…………….

@Tukang Ngegame
pakpung duluu…

38. Tukang Ngegame - Maret 9, 2009

Fotoku kok koyo obat nyamuk meh entek…

@Tukang Ngegame
hwakakakak… ayo diganti gravatarnya.

39. genthokelir - Maret 9, 2009

jaman dulu dengan jaman sekarang memang sangat berbeda yahmas dulu jangankan bupati ndoro camat rawuh saja kita kelabakan setengah mati mengusung apa jamuan yang bakal dihidangkan kalo jaman sekarang waduh kayak nggak terlalu dipikir yah mas.

@genthokelir
hehehe… iya mas. Pejabat2 jaman dulu sangat kajen… dihargai.

40. latree - Maret 9, 2009

tapi kalo dari propinsi lain disambut dong abd…
apalagi dia sudah baik hati ngasih kado di ulangtahunmu walau pun telat…

@latree
pasti deh tak sambit… ehh tak sambut.
btw, diriku kon nggarap PR opo to… gak mudeng je

41. cebong ipiet - Maret 9, 2009

kapan resik resik kamarku mas sak ora ora ne latar e omahku wkkekwkeww

@cebong ipiet
tarif resik2 diitung per meter persegi lho mbak.

42. rudi_htn - Maret 10, 2009

lha omahku kapan diresik i, he he he guyon sabar

@rudi_htn
sesuk nak meh ono tamu istimewa lak mesti resik.

43. marsudiyanto - Maret 27, 2009

Saya mertamu lagi, tapi tetep sebagai Tamu Tak Istimewa…

44. Khairuddin syach - Oktober 17, 2009

Keren fer…

45. Iklan Baris Gratis - Oktober 17, 2009

numpang keren ya fer…
Khay

46. Erma Route - April 16, 2011

Hi, Neat post. There is a problem along with your site in web explorer, could test this¡K IE nonetheless is the marketplace leader and a big component to other people will miss your great writing due to this problem.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: