Balada Cinta Sang Angkawijaya Februari 7, 2009
Posted by Abdee in Out Of Topic.Tags: Cinta, PNS, valentine, wayang
trackback
“Seberapa besar cintamu padaku,” begitulah pertanyaan yang keluar dari bibir lembut perempuan itu. Ia menatap wajah ksatria belia dihadapannya secara utuh dan penuh mencari jawaban.
Sang Ksatria menatap tajam dengan mata elangnya. Mata elang menghanyutkan yang hanya dimiliki oleh anak Harjuna. Dialah Angkawijaya, sang Wirabattana, anak pahlawan negara. Dialah Angkawijaya, ksatria yang unggul nilainya.
“Sebesar Gunung Mahameru yang agung,” ujar Angkawijaya memberikan jawaban. Ia masih ingat betapa besar Gunung Mahameru yang pernah ia jelajahi untuk mengasah jiwa dan kesaktiannya. Penjelajahan yang membuatnya digelari Jaka Pengalasan, sang pengembara.
“Masih lebih besar cintaku padamu,” ujar perempuan itu. Suaranya tenang dan gerak tubuhnya begitu ringan. Utari, perempuan itu adalah anak dari Matswapati, raja negara Wiratha. “Cintaku padamu sebesar kuku tanganku,” lanjut Utari.
Jawaban yang membuat Angkawijaya terdiam tak mengerti. Gelora cintanya juga tak mampu memberi penjelasan. Ia lalu ingat pada mimpinya semalam. Mimpi yang memberi petunjuk bahwa dari rahim Utari lah akan lahir benih raja diraja pewaris tahta.
“Gunung Mahameru suatu saat bisa runtuh dan tak akan tumbuh lagi. Sementara kuku tanganku semakin hari akan semakin bertambah, meski dipotong ataupun patah.” Utari memberi penjelasan sambil memegang tangan Angkawijaya yang terpaku. Diam dengan cintanya.
Postingan ini saya terjemahkan secara sangat bebas dari cerita tragis “Kalabendana Lena”, bagian dari wiracarita Mahabharata untuk ikut menyemarakkan Hari Valentine yang menurut ahli hisab akan jatuh pada 14 Februari 2009.
>> Meminjam “closingnya” ndorokakung, Saya ucapkan Selamat Valentinan bagi yang merayakan, Kisanak. Seberapa besar cinta sampean pada pasangan? Atau jangan-jangan sampean tak belum punya pasangan?

Weleh, ada wayangnya…
Angkawijaya!
Angkawijaya adalah satu2nya wayang yang matematis, karena namanya aja ada “ANGKA’nya…
@marsudiyanto
dasar guru matematika !
Melu-melu Utari, ah.
….Cintamu telah bermutasi menjadi nafas untukku. Ringan, nyata dan bernyawa.
Genggamlah jantungku dan hitung denyutannya. Sebanyak itulah aku merindukanmu….
Note :
*lagi melow sok romantis
**pengen pulang
***ndak ngrayain valentinan
@sanggita
wuhh…. yang lagi memendam rindu. Dah pulang saja.
ga palentinan nih, nontong aja
@yudi
palentinan di timur tengah sono bangg…
romantisss….
wah ndak palentinan, mas, saya…inget umur…mana mo palentinan ma sapa jugak
eh tgl 14 kan masi seminggu lagi,,,brarti ni wes rencana mo ndak apdet blog ampe minimal seminggu ke depan
@wennyaulia
yak, sodara2 ini berarti ada pengumuman dari jombloers..
saya juga ndak ngrayain valentinan koq…. hehehe. Dan pesan dibalik postingan ini telah tertebak dengan sempurna. Saya baru akan updet setelah seminggu lagi. doakan ya…nggak molor.
Romantis Sekali ceritanya…. *jadi ngiri sama Abdee, kok bisa buat cerpen begini apik*
Begitu besarkah cinta Utari kepada sang Pangeran itu???
Menyambut Valentine’s Day… sedang menyusun rencana baru, kebetulan sedang gandrung sama blogger tetangga… *doakan supaya bisa jadian di tanggal 14 Dee*
@Khairuddin Syach
Siap tepuk tangan menyemangati……
Btw, Bloger tetangga siapa? Gus Yehia bukan?
Huss… Emangnya gw hombreng apa???
Bukanlah…. anak UIN semester 2
Duh sayang….
Photonya ilang Dee *cari alasan biar abdee ga minta*
@Khairuddin Syach
huhh…. account FS atau FB nya aja… ayo sebutkan.
Anak UIN? Syukurlah, perbaikan moral nih…
menjelang valentine nich… wkwkwk
@nico
iya…. beberapa hari lg
kalau meminjam closingan ndorokakung harus ada kata “ki sanak…!!!! Ki sanak monggo menghitung bobot cinta….salammm………
@Budiono Darsono
saya tambahi boss…
Mensosialisasikan budaya Jawa dan menuturkan lewat kehidupan, itu perlu, siapa lagi kalau bukan orang Jawa sendiri ya khan Mas, Berbicara soal valentine itu kan budaya barat, tapi ini Era Globalisasi di Combine dengan budaya Jawa dan di tuangkan dalam kehidupan. Ya… boleh-boleh saja asalkan jangan nyleneh, dan membiaskan budaya aslinya. Matur Nuwun.
Regards, agnessekar.wordpress.com
@agnessekar
ya, sebenernya cuma buat seru-seruan aja. Intinya saya lagi pingin nulis (dikit) tentang wayang.
kebetulan aja mendekati valentin.
aaa.. mas abdee. saya lebih suka mengasosiasikan cinta saya padanya (nya as, ya,, you know who) dengan sebuah tato. bukan sesuatu yang indah, baru, bersinar, atau berkilau. tapi selalu ada. (halah. ini nyonto lagu kok sebenernya. ahahaha).
btw, kita nggak ngrayain valentine. tsk tsk tsk.. terlalu korporat dan sedikit konyol (menurutku). but i do love february! aku tanggal 15 ulang tahun loh.. (njur?).
btw lagi, aku tau kau hanya bercanda soal pendapat aktivis=banyak bicara sedikit aksi (di ranjang. ahahahahaha).
btw-btw lagi. dan memang ya, kita lama tidak bersua di dunia maya… selamat bekerja!
btw terakhir, sudah jadi melihat2 lajangdanmenikah.com? menghibur bukan?
@LutFi
tattone gambar gelas dibelit ular aja… atau malah mau beringin logo korpri?
btw, lajangdanmenikah emang menghibur, tp aku blum baca banyak.
ahahahaha….gambar gelas dibelit ular maksudnya apa coba??? mmm..sepertinya lebih seksi kalo beringin berlogo korpri dueh…:))))
@LutFi
gelas dibelit ular kayak yang di ambulan itu lho…
dengan kukunya juga dia bisa membesarkan anak sang raja, terlebih ketika sang raja membutuhkan untuk membesarkan…..
huahahahhahahhaaa….
(maap, khusus dewasa)
@suryaden
saya belum mudeng yg kayak ginian.
Perbaikan moral siy iyah… tapi tetep ga bisa dilarang… *udah kadung punya jiwa jayus bin otak kotor*
Ini adalah effect keseringan nonto serial the X files
@Khairuddin Syach
Nonton Film X files tiga kali ya…
romantis abis kukunya
@gunawanwe
siappp, ndan.
waduuu
romantis gila neh postingannya
@FaNZ
sekali-kali posting yang ginian
weee…mo kamana atuh kang? PNS terbang sepertinya ne
@wennyaulia
gak kemana mana…. cuma lg pingin blogwalking aja..
wkwkwkwk
awas aja kalo ternyata kukunya cantengan
@bocahcilik
itu namanya kuku yang tak terawat.
emm… mas abdee…
masih ada yang merayakan Valentine’s Day, yah?
emang masih musim?
kirain dalam tiap insan pencinta, tiap hari adalah hari jadi, setiap nafas cinta slalu terbaharui, dan tiap degup jantung adalah cinta yang menghidupi… bukan terpatok dalam satu hari…
salam kenal dari surabaya, mas…
tukeran link yah
@Hafid Algristian
salam kenal juga. Ada yang bilang, terkadang ungkapan cinta butuh momentum.
wehwehweh,
rumantismen kang…
@grubik
konon, jiwa romantis kalo ndak dipupuk bisa hilang…. sekali-kali romantis.
wah kayaknya kamu sastrawan yah……..
so postingan kamu kayk sastrawan gitu……
@iwan
halah, sastrawan dari hongkong…
Walo sudah tua Hari Kasih Sayang ini perlu dirayakan … buat nyiramin cinta biar tumbuh dan berkembang …
@juliach
cinta…. bebaskan tumbuh !
(seperti slogan LSM)
sahdunya….
tapi aku kana merayakan hari kasih sayang nanti tanggal 17 februari.
jangantanya kenapa@latree
ini pasti ultah sehidup semati sama bapaknya anak anak..
Wis mulih wingi. Sampeyan? *ampun, ojo dipenthung!
.:kaburrr:.
@sanggita
aku sudah sebulan ra baliii….. padahal ming 15 menit tekan omah.
bener juga ya! kuku kan selalu tumbuh, nggak ada habisnya sampai mati…
@cahsholeh
Insya Allah begitulah….
1. apik critane
2. ga pelentinan
3. aku ultah bulan iki jo lali kadone hakz hakz
@cebong ipiet
1. terima kasih, saya hanya menceritakan ulang
2. sama
3. kadonya… komment yang banyak dariku. ditunggu ya.
Pandangan seorang Laki-laki dan perempuan itu bisa sangat berbeda. Namun itulah yang memperindah segala kisah cinta…
@tengkuputeh
hmmm…. setuju tengku.
yah, salam aja buat ndoro kakung…
@tukang nggunem
salamnya saya forward aja…
ternyata,, di mahabrata juga ada kisah cinta ya..
baru tau saya
@Billy Koesoemadinata
wooo…. buanyak mas. Namanya juga epos.
Apalagi yang sudah cerita pewayangan Jawa.
Kisahnya jadi bermacam-macam.
iyah yah……
aq suka skali tuh filmnya mahabarata….
@iwan
yang dulu diputer TPI itu ya..
wah, romantis.. ^_^
@akuhayu
berusaha yu…
nulisnya aja menurutku sulit… gak sekali jadi.
aku memang jauh dari romantis.
makasih dah mau singgah di rumah mungilku…..
@iwan
terima kasih kembali
nanti ta’ bilang istri, cintaku padamu sepanjang kumisku, selalu kubabat habis namun selalu tumbuh
@sibaho
hwahahahaha….. Ide yang bagus bang.
Ya ampun. . so sweet banget ya. Emang kalimat2 jaman dulu tuh lebih manteb! Dalam ma luar negeri sama mantebnya dah.
@s H a
ini Mahabarata versi dalam negeri.
Diambil dari Buku “Serat Bharatayudha” terbitan tahun 1958.
Keluaran NV. Kedaulatan Rakjat.
@Sibaho :
*nguiks* Apa ngga ngamuk tuh nyonyahnya? Masak cintanya dibabat habis? Waduh, kalo saya sih sudah membabi-buta, Mas.
@sanggita
Babi ki haram lho. Apalagi buta…
saya sudah tua nggak romantis lagi
@endar
STNK…. Sudah Tua Ning Kenceng…
@ endar:
Romantisme tidak mengenal tua atau muda kan pak?
@joe
yap, setujuuu..
Mas Pei a.k.a Abdee,
Sepertinya postingan ini pas deh buat AkuHayu di atas. Tanggal 8 bulan depan, dikau dateng kan?
@sanggita
Insya Allah, saya datang.
pas malam pertamanya, konon ada live reportnya juga kok.
bung abdee jadi balada pns atau balada cinta?
hohoho… sudah punya pasangan tuuh…
si utari gak nunjuk kuku jempol kaki kan…
@Winnu Ayi
kuku jempol kakinya si Utari terawat kok mas…
hahahaha Mas Pei, romantis itu ga perlu usaha kok, cukup dijalani *sok teu*
membuatkan tempe goreng andalanmu itu aja menurutku sudah romantis *dalam hati berharap dapat bagian, hehehehe*
menanggapi mbak sanggita: aduh, duh, urusan pribadi dibawa-bawa kesini, hihihi, jadi maluuuuuuuuuuuu ;p
@akuhayu
sori ya, saya maniak tempe goreng. Kalo ndak ada yang minta, ya saya habiskan semua.
kekekek pas banget di saat menjelang Palentinan ini mas Pei. Tokoh Khai ini ngakunya ke saya dah punya anak dua.
@deden
bukankah anaknya khai, hanya dibuang buang percuma?
sebesar asa ku untuk memilikinya
@an9el
amiienn.. but, kadang cinta tak harus memiliki. Seperti an9el dan par irfan itu.
Nek urusan romantis2an, memang Zaki-Hayu juaranya.
Live report??! Ah tenane?
*Wis ora wedi kan, Hayu?
@sanggita
wets…. kok wedi ki piye?
tak kancani po piye?
hahhahaha
dibikin pilm cocok kie…
pilm india tapi..kekkeke
@escoret
pilm india butuh figuran banyak… buat nari nari…
ndak sesuai dgn jaman yg lagi krisis.
wah Mulai menginjak ke sastra ya mas, salut deh dan selamat berkarya semoga sukses selalu menyertai.
@achmad sholeh
terima kasih. lagi pingin nulis dg gaya kaya gini mas.
ketika cinta terucap dengan tangan tergenggam maka tak ada jawaban yang terucap dari bibir hanya hati berguman…akupun mencintaimu
@omiyan
ouw…. berpengalaman merayu nih
oo….gambar kek yang di ambulan tu too.. hehehe. ah, mas abdee.. akyu jadi maluw……………. (blushing)
@LutFi
malu? tutup pintunya..
Kalau sayangku ga kenal waktu…
Cinta ini total buatmu…
Gak ada cerita buat cari penggantimu…
Apalagi ingin memadu selain denganmu…
Buatku Valentine hanya tipu-tipu…
Karena kisah aslinya tidak harus ditiru…
Blas…gak mutu buat cerita anak cucu…
Cinta ini hanya satu…buat-MU
@abiehakim
MU bisa berarti dua mas..
1. Tuhan
2. Manchester United.
jadi kangen pengen baca buku wayang..btw bikin dunk link dowloadannya mas..spt mahabrata, pandawa lima dlll..
@Nyante Aza Lae
ke blognya Sergio http://bharatayudha.multiply.com/ aja…
udah valentine nih,..
selamat valentine
@alle
selamat juga..
Mas aku mo ngucapin selamat Valentin *sebelum di haramkan MUI*
@suklowor
selamat juga.
kalo valentinan diisi doa bersama atau mujahadah… haram ndak ya
Dari tadi saya mondar – mandir… Saking capeknya saya mampir disini… Salam kenal
@Cadink
salam kenal juga
Ayo berhentilah BERHIBERNASI.. saatnya keluar kandang… ditunggu di frontbloggergurem {dot} com
@khairuddin syach
YM aku. Penting.
Tadi sudah aku kotek via
handphoneym dee@Khairuddin Syach
salah sambunggggg
Mampir ne mas…
Bagus juga kata-katanya.. sebesar kuku jariku…
cieeee…
@Upik
ciee ciee ciee juga
wah..wah.. romantis juga nech !!
@mbahkoeng
saya cuma menceritakan kembali lho mbah..
cintaku sebesar dunia…
seluas jagad raya…
@bodrox
wuihhh…. tidak sekalian “seluas alam semesta” ?